Menikah Menambah Kesehatan Emosi dan Mental Pria

Manfaat Pernikahan
Siapapun tahu bahwa menikah merupakan hal yang baik. Apalagi didalam agama sangat dianjurkan untuk menikah karena Rosulullah memerintahkan umatnya untuk menikah. Namun tahukah Anda, bahwa dengan menikah baik pria atau wanita akan memberikan dampak menambah kesehatan emosi dan mental. Berikut tulisan tentang manfaat menikah yang kami ambil dari detik.com
*************

Jika kekasih belum juga melamar Anda untuk menikah, mereka mungkin perlu membaca hasil penelitian terbaru ini. Sebuah studi dipublikasikan oleh Journal of Family Psychology mengungkapkan jika ternyata pernikahan sangat baik untuk kesehatan para pria.

Berdasarkan penelitian yang dibuat oleh Ohio State University, para pria memiliki kesehatan mental yang lebih baik ketika mereka berada dalam satu komitmen. Untuk penelitian tersebut, para peneliti melihat data-data dari National Longitudinal Survey of Youth, 1997. Studi itu berisi tentang pria kelahiran Amerika yang lahir antara tahun 1980 dan 1984.

Mereka kemudian menganalisa bagaimana pernikahan bisa memengaruhi aspek dalam hidup seseorang, termasuk kesehatan emosional. Penelitian menemukan jika pria mengalami penurunan tekanan emosional ketika mereka pergi kencan lalu menikah. Namun mereka tidak mengalami penurunan tekanan emosional ketika mereka hanya hidup bersama dengan pasangan tanpa ikatan pernikahan.

"Dibandingkan wanita, pria dilaporkan menganggap hidup bersama tanpa ikatan pernikahan adalah sebuah tes dalam hubungan. Dan hal itu membuat pola komunikasi jadi negatif, agresi fisik yang lebih besar dan penurun komitmen pada hubungan," tulis penelitian itu. "Namun pria yang langsung menikah tidak mungkin melihat pernikahan sebagai tes dalam hubungan. Mereka lebih menikmati keuntungan dari pernikahan dan berinvestasi lebih besar untuk itu."

Jika menikah menjadi daftar keinginan para pria masa kini, lalu bagaimana dengan wanita? Sebuah survei pernah dilakukan di tahun 2015 lalu. Survei yang dilakukan oleh Sloggi Feeling Freedom ini mengungkapkan jika para wanita masa kini justru tak lagi meletakkan 'pernikahan' di dalam daftar teratas mereka.

Survei yang dilakukan terhadap 2.000 wanita di Inggris itu justru lebih memilih traveling daripada menikah. 42 persen wanita merasa bahwa mereka tak bisa memiliki semua hal dalam satu waktu. Misalnya saja anak, karier dan pernikahan tanpa kehilangan kebebasannya. 30 persen wanita juga mengakui mereka lebih menghargai kebebasan dibanding pernikahan. 

Karier masih menjadi pertimbangan alasan wanita ragu menikah. 16 persen wanita bahkan mengatakan lebih memilih pekerjaan dibanding menikah. Namun ternyata, karier masih juga dikalahkan oleh traveling dengan 3 dari 10 wanita rela kehilangan pekerjaan untuk 'melihat dunia'. (asf/asf)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »