Sikap Kita Terhadap Fenomena Hiburan Artis

artis model Pelacur
Bagaimana dengan sikap kita memahami kehidupan artis yang dipertontonkan di media televisi, sosial dan sebagainya. Berikut ini ada tulisan menarik dari Masyamul Huda menyikapi fenomena artis kita.
*****************
Buat saya, kehidupan artis itu gurat kesedihan yang tiada habisnya.
Satu sisi, orang lain begitu bangga ketika ketemu idolanya. Bahkan mungkin bisa pacaran atau menikah dengan artis.
Artis dibutuhkan kalo kita butuh kesenangan, buat kebutuhan kita ketika sedang kampanye menggalang massa.
Namun ada kalanya, untuk hal yang tragis. Artis juga turut dihadirkan untuk mengalihkan berita. Sebut saja, kasus pembunuhan model Diece yang mayatnya ditemukan dimakam Pahlawan Kalibata pada era 80an, kasus Ariel, Luna dan Tari, dan sekarang Nikita Mirzani.
Ada 3 isu besar yang akan bisa mengalihkan berita; teroris meledakkan bom, pejabat tinggi yang ketangkap tangan oleh KPK, dan yang ketiga Artis beken ketangkap polisi. Bila bisa memainkan 3 isu besar ini, dijamin serta merta perhatian masyarakat akan berbelok?

Apakah soal Nikita dan Puty yang ditangkap dalam "kondisi siap pakai", bukan setting pengalihan isu?.
Sekali lagi, bagi saya dunia artis itu kesedihan. Mereka cuma pura-pura bahagia.
Cintanya hanya pura-pura, karena meski sudah punya pacar bahkan nikah. Mereka masih "nikah" lagi dengan pengusaha atau pejabat.

Buat mereka, itu lumrah." Ya, daripada harus "jualan" nanti bocor ke suami. Kan, berabe," demikian kata mereka yang pernah saya dengar langsung.

"Menikah" lagi dengan beberapa lekaki yang jadwalnya diatur sedemikian rapi adalah bagian dari strategi bergaya jetset macam Paris Hilton. Arisan yang sekali datang bisa 10juta rupiah, terkadang ada yang bisa ikut 3-5 kelompok arisan. Bayangkan berapa pengeluarannya sebulan....?
Itu belum berlian, baju, sepatu dan tas Hermes yang harus ditaruh diatas meja, agar terlihat kaya. Tas yang satu ini memang simbol, cara terimanya ketika beli harus diantar ke Bandara International Ngurah Rai. Harga 1 tas bisa mencapai 1,25 milyar/satuan.

Betapa sudah gila dan menyedihkan?
Bahkan ada yang sedikit lucu, ada artis yang dulu ngetop dengan konser termahal. Bercerai karena ketahuan selingkuh. Akhirnya sekarang untuk tetap mempertahan eksistensinya. Kebutuhan tas, dan berlian sang artis itu, sekarang pinjam pengusaha yang jadi sahabatnya. Itu agar tidak dipandang sudah miskin atau sudah gak punya duit. Munafik sejali.....!

Sudahlah....sekarang selamatkan keluarga kita masing-masing dunia hiburan itu petromak bagi laron-laron. Terang terlihatnya, tapi ketika didekati, hawanya panas dan terbakar.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »