Mengenal Rosulullah Dari Lahir Sampai Wafat

Profil Nabi Muhammad
Berikut ini ada sedikit uraian berkaitan dengan Keluarga dan Perjalanan Kehidupan Rosulullah dari Lahir sampai saat Rosulullah wafat.
**************
Syeikh Muhammad Ba'athiyah – Rektor Imam Shafie College – dalam Kitab "Mujazul Kalam" penjelasan "Nadzom Aqidatul Awam" karya Sayyid Ahmad Al-Marzuqi halaman 136-142 menguraikan biografi singkat tentang Rasulullah SAW dan para leluhur beliau sebagai berikut:
Pasal : Nasab Nabi Muhammad SAW
أَبُوْهُ عَبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِبْ  -  وَهَاشِمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِبْ


"Ayahnya adalah Abdullah, Abdul Muththalib,
Dan Hasyim,  Abdu Manaf (kepada merekalah) beliau bernasab".
Di antara hal yang wajib diketahui oleh seorang yang Mukallaf adalah Nama dan Nasab Nabi Muhammad SAW. Namanya adalah Muhammad (arti kata Muhammad adalah orang yang paling banyak dipuji/mendapatkan pujian), dinamai demikian karena banyaknya hal-hal yang terpuji dalam diri beliau. Allah telah menentukan nama beliau semenjak Zaman Azali[1], sedangkan setelah 7 hari beliau dilahirkan, kakek beliau yaitu Abdul Muththalib memberikan nama Muhammad namun ada yang mengatakan bahwa yang memberikan nama adalah Ibunya.

Rasulullah SAW dilahirkan pada tahun gajah, hari senin tanggal 12 Rabiul Awal menjelang terbitnya Fajar. Ayah beliau wafat ketika beliau baru berusia 2 bulan bahkan ada yang menyatakan ketika beliau masih dalam kandungan. Kemudian disusui oleh Halimah Binti Dzuaib As-Sa'diyah. Rasulullah SAW tinggal bersamanya di perkampungan Bani Sa'ad selama 4 tahun hingga akhirnya dikembalikan kepada ibunya setelah kejadian pembelahan dadanya.

Setelah beberapa lama menetap bersama ibunya, Rasulullah SAW dibawa oleh ibunya ke Madinah untuk mengunjungi paman-pamannya. Akan tetapi dalam perjalanan pulang dari Makkah ke Madinah tepatnya di Daerah Abwa' ibu Rasulullah SAW wafat, sedangkan usia Rasulullah SAW kala itu baru 6 tahun 3 bulan 10 hari. Kubur ibu beliau berada di Abwa' dan sangat masyhur di sana. Setelah 5 hari dari pemakaman ibunya, Ummu Aiman[2] membawa Rasulullah SAW kembali ke Makkah.

Dalam usia yang ke 8 tahun, kakeknya yaitu Abdul Muththalib wafat. Sebelum wafatnya beliau berwasiat kepada anaknya yaitu Abu Thalib yang tak lain adalah paman Rasulullah SAW. Ketika berusia 10 tahun Rasulullah SAW bersama Abu Thalib mengikuti perang Fijar, bahkan dikatakan lebih kecil dari 10 tahun. Pada usia 12 tahun beliau dibawa Abu Thalib ke Syam untuk ikut berdagang.

Kemudian Rasulullah SAW keluar ke Syam untuk kedua kalinya dalam rangka sebagai utusan dagang Khadijah r.a., sedangkan umur Rasulullah kala itu adalah 25 tahun, kemudian Rasulullah SAW menikah dengannya setelah 2 bulan lebih kepulangannya dari Syam. Pada usia ke 35 tahun, Ka'bah yang telah mengalami kerusakan yang parah akibat terjangan banjir dibangun lagi oleh Suku Quraisy, sedangkan Suku Quraisy yang saat itu bersengketa dalam peletakan Hajar Aswad rela dengan Rasulullah sebagai peletaknya.

Pada usia ke 40 tahun beliau diangkat sebagai Nabi, kemudian paman beliau yaitu Abu Thalib wafat saat usia Nabi mencapai 50 tahun, sedangkan Khadijah r.a. wafat setelah 3 hari wafatnya Abu Thalib. Maka pada tahun wafatnya Paman dan istri beliau dinamakan sebagai tahun kesedihan, karena Abu Thalib adalah orang yang bersikukuh melindungi Rasulullah SAW dari siksaan kaumnya, begitu pula Khadijah yang menemaninya tatkala kembali ke rumah, menghiburnya dari apa yang menimpa dan menginfakkan seluruh hartanya untuk Allah dan Rasulnya. Di antara yang diucapkan Khadijah sebagai dukungan kepada suaminya adalah : "Sesungguhnya engkau adalah utusan Allah yang benar…", dan lain sebagainya.

Setelah 3 bulan wafatnya Khadijah r.a Rasulullah SAW pergi ke Thaif, kemudian setelah kembali lagi ke Makkah beliau mengalami sebuah Mu'jizat yang agung yaitu peristiwa Isra' dan Mi'raj, yaitu peristiwa perjalanan pada malam hari ke Baitul Maqdis menggunakan Buraq[3] kemudian Mi'raj (dinaikkan) ke langit dengan jasad dan ruhnya dalam keadaan terjaga (sadar) pada malam hari.

Kemudian pada usia ke 53 tahun Rasulullah SAW hijrah bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq beserta Amir Bin Fuhairah[4] ra. dan Abdullah  Bin Uraiqith[5]. Sedangkan Rasulullah SAW meninggalkan Ali Bin Abi Thalib yang tidur di kasurnya Rasulullah SAW dan ditugaskan pula untuk mengembalikan barang titipan orang-orang Kafir yang dititipkan kepada Rasulullah SAW serta membayar hutang dan agar menyusul kelak. Rasulullah SAW tiba di Madinah pada hari senin 12 Rabiul Awal, inilah awal mula perhitungan Kalender Hijriyah[6] akan tetapi kemudian dipindah permulaannya pada bulan Muharram, dan insya Allah akan kami jelaskan secara terperinci tentang hal ini pada pembahasan khusus.

Pada usia ke 63 tahun 3 bulan Rasulullah SAW wafat di Madinah setelah sekitar 10 tahun 2 bulan menetap di situ dan 13 tahun di Makkah setelah diutus. Beliau wafat pada hari senin 12 Rabiul Awal tahun ke 64 pada Tahun Gajah[7] . Kemudian Rasulullah SAW dimakamkan di rumah Aisyah r.a., tempat di mana ruh beliau dicabut.

Adapun yang memandikan beliau adalah Ali Bin Abi Thalib, Abbas bin Abi Thalib, Fadel Bin Abbas, Qutsam Bin Abbas, Usamah Bin Zaid dan Syaqran budak milik Rasulullah SAW. Di saat pemandian beliau, Aus Bin Khauli meminta izin kepada Ali Bin Abi Thalib untuk turut hadir dalam pemandian Rasulullah SAW, kemudian Ali mengizinkannya. Ali bin Abi Thalib menyandarkan Rasulullah SAW ke dadanya kemudian mengurus pemandiannya, kemudian Abbas, Fadel dan Qutsam yang memeganginya dari depan kemudian Usamah Bin Zaid dan Syaqran menuangkan air perlahan demi perlahan, sedangkan baju yang dikenakan oleh Rasulullah SAW saat beliau wafat tidak dilepas. Setelah selesai dimandikan, Malaikat Jibril a.s. bersama para Malaikat lainnya menyolati Rasulullah SAW, kemudian Ahli Bait Rasulullah SAW kemudian orang-orang secara bergelombang serta sendiri-sendiri.

Rasulullah SAW telah berperang setidaknya sekitar 19 kali bahkan ada yang mengatakan 26 kali. Sedangkan Rasulullah SAW tidak bertempur melainkan hanya dalam 9 peperangan saja. Beliau tidak pernah menunaikan Haji selama di Madinah selain Haji Wada'[8] pada tahun ke 10 dari peristiwa Hijrah.

Rasulullah SAW dimakamkan pada malam rabu, di hari ketiga beliau wafat yaitu hari senin. Kemudian Abbas dan Ali menyolati beliau (sebagai perwakilan) dari Bani Hasyim, kemudian masuklah orang Muhajirin dan Anshar, kemudian orang-orang menyolati beliau tanpa seorangpun yang mengimaminya, kemudia para wanita kemudian anak-anak. Hari di mana beliau wafat seolah-olah adalah hari Kiamat di mana kesedihan, nestapa dan tangisan orang-orang (begitu dahsyatnya) karena kepergian Rasulullah SAW.
*****************


[1] Zaman Azali adalah Zaman sebelum Allah menciptakan Alam Semesta. (Pen)
[2]  Ummu Aiman adalah budak milik Abdullah Bin Abdul Muththalib yang turut menemani Aminah ke Madinah, beliau dimerdekakan oleh Rasulullah Saw ketika menikah dengan Khadijah dan dikemudian hari beliau oleh Rasulullah dinikahkan dengan Zaid Bin Haritsah  hingga dikaruniai seorang putra yang bernama Usamah Bin Zaid Bin Haritsah. (Pen)
[3]  Buraq adalah binatang tunggangan sejenis Kuda yang besarnya antara Baghal dan Keledai yang menempuh perjalanan secepat kilat. (Pen)
[4]  Amir bin Fuhairah adalah budak milik Abu Bakar yang mengembala kambing untuk menghilangkan jejak kaki Rasulullah SAW dan Abu Bakar ketika menuju ke Gua Tsaur. (Pen)
[5] Abdullah bin Uraiqith adalah penunjuk jalan yang mahir yang disewa oleh Rasulullah SAW dan Abu Bakar selama perjalan Hijrah, sedangkan pada waktu itu beliau masih kafir dan tidak diketahui apakah setelah itu beliau masuk Islam atau tidak. (Pen)
[6]  Awal mula penggunaan Kalender Hijriyah dengan menetapkan bulan pertamanya adalah Bulan Muharram itu terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab. (Pen)
[7]  Tahun Gajah adalah peristiwa penyerangan Ka'bah oleh Pasukan yang menunggangi Gajah yang dipimpin oleh Abrahah, yaitu Raja Habasyah (Ethiopia) yang mengusai Son'a (Ibu Kota Yaman saat ini). (Pen)
[8]  Haji Wada' adalah Haji perpisahan terakhir Rasulullah SAW. (Pen)

Oleh : Imam Abdullah El-Rashied
Mahasiswa Fakultas Syariah – Imam Shafie College, Hadhramaut – Yaman

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »