Beginilah Hubungan Petinggi PKS dengan Ustadz Syiah

Ada pengagum PKS dan anggota PKS yang berlebihan menanggapi permasalahan berkaitan Syiah, mereka bingung dalam memahami siapa Syiah dan Sunny serta bagaimana korelasi atau hubungan golongan mereka. Terlepas dari itu semua, kita bisa saksikan bagaiamana para petinggi PKS, terutama Ketua Majlis Syuro PKS tidak ada masalah dengan pemahaman Syiah, Beliau akrab dan berhubungan baik dengan pehamanan Syiah. Berikut informasi berkaitan dengan hubungan dan silaturahmi petinggi PKS dengan Ustadz Syiah yang kami ambil dari laman liputanislam.com
**************
Habib Salim Jufrie (Ketua Majlis Syuruo PKS) bersama Ustadz Syiah bermaulid Nabi bersama

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Salim Segaf Al-Jufri menghadiri acara Maulid Nabi yang digelar di Gedung Pertanian Rangunan, Minggu (27/12/2015).

Dari narasumber Liputan Islam, disampaikan bahwa Salim membacakan do’a maulid, dan ia juga membacakan do’a penutup. Tampak hadir  dalam acara tersebut Habib Musayya, seorang Ustadz Syiah.

“Ada juga tokoh Sunni yang hadir, tetapi saya tidak tahu namanya,” jelas narasumber.

Seperti diketahui, kader-kader PKS sering menebarkan hasutan dan propaganda bahwa Syiah itu sesat.

Misalnya pada musim kampanye tahun lalu, calon legislatif dari wilayah Kepualauan Riau Ispiraini Hamdan, Lc. dalam orasi kampanyenya selalu menyuarakan anti Syiah. Ia juga membagi-bagikan kepada masyarakat buku anti Syiah yang mencatut nama MUI.

Dari halaman Facebook-nya, pada Senin (17/3/2014), Ispiraini mengaku puas telah membagikan 4000 eksemplar buku saat gelombang pertama kampanye, dan akan terus membagikan lagi sekitar 10.000 buku pada gelombang kedua.

Di dunia maya, Jonru, kader PKS adalah sosok yang melakukan kampanye anti-Syiah secara masif. Salah satu ulama yang ia tuding sebagai Syiah adalah Prof Quraish Shihab, dan sempat menjadi kontroversi.

Terkait kasus Syiah Sampang, politisi PKS, Raihan Iskandar, mendukung adanya ikrar “tobat” yang harus dilakukan oleh para pengungsi Syiah jika mau hak-haknya dilindungi. Raihan menuturkan bahwa para pengungsi Syiah ini mau tidak mau harus mengubah keyakinannya. Jika memang mereka tidak mau mengubah keyakinan, Raihan mengusulkan agar warga Syiah yang terdepak dari kampung halamannya melapor ke Kementerian Agama supaya Syiah dijadikan agama baru.

“Kalau disahkan ada agama baru kita kan bisa saling menghormati. Jadi itu harus dilaporkan dulu ke kementerian,” imbuh Raihan, seperti yang dikabarkan oleh Kompas.

Namun anehnya, Ketua Majelis Syuro PKS nampaknya nyaman-nyaman saja berkumpul dan berdoa bersama dengan orang-orang Syiah.

Jadi siapa sebenarnya yang lebih paham agama di sini? Ketua Majelis Syuro PKS, atau Jonru?
************

Kemudian, anggota PKS dari Manado yang diisukan sebagai Syiah pun memberikan pendapatnya berkaitan dengan syiah. Bagaimanan pendapata anggota PKS Manado? Berikut pemaparannya yang diambil dari laman kiblat.net
*******
Asri Rasjid seorang caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Dapil Sulut II, menjadi buah bibir netizens di dunia maya atas dugaan sebagai pengikut Syiah. Dugaan itu muncul berdasarkan sejumlah komentar, dokumen foto, dan pernyataan-pernyataan di laman facebooknya.

Menanggapi tudingan itu,  Asri Rasjid mengaku tidak terlibat dalam keanggotaan kelompok Syiah. Ia beralasan bukti foto kehadirannya dalam Rapimnas Ahlul Bait Indonesia (ABI) pada September 2013, hanya sebatas bersilaturahim.

“Itu sebatas kunjungan kepada teman bernama Raflin Yusuf yang sebagai peserta Rapimnas dan kebetulan saya sedang berada di Jakarta,” jawab Caleg Dapil Sulut II ini seperti dilansir Islampos.com  Rabu, (26/2/2014).

Terkait Syiah, ia menjelaskan bahwa Syiah adalah bagian dari Islam karena Tuhan mereka Allah, Nabi mereka Muhammad, dan beberapa ulama juga mengakui Syiah itu Islam seperti tertuang dalam risalah Aman.

“Walaupun banyak perbedaan antara Sunni dan Syiah, tidak mesti saling membenci, yang berbeda antara Sunni dan Syiah hanya persoalan fiqh/furu’iyah,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki hujjah dan kapabilitas untuk menjustifikasi Syiah bukan Islam.

“Saya tidak kompeten membahas itu, perlu pembahasan lebih panjang lagi tentang kesesatan Syiah,” jawabnya ketika ditanya Islampos mengenai terkait penyimpangan ajaran Syiah.

“I don’t care about Sunni-Syiah, saya lebih peduli pada amaliah saya,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Sulawesi Utara Syarifuddin Syafa mengklarifikasi tuduhan banyak pihak bahwa Arsi memeluk ajaran Syiah. Berdasarkan hasil pertemuan dengan caleg DPRD nomor urut 4 ini, DPW mengatakan Arsi Rasjid bukan Syiah dan tidak pernah dilantik menjadi pengurus ABI

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »