Asap Rokok Berubah Menjadi Oksigen Oleh Santri. Mantap!

Santri Yanbuul Quran Asap Rokok
Pondok Pesantren Yanbu'ul Quran yang terkenal sebagai tempat penghasil penghafal Al Quran juga mampu bersaing di dunia akademik dan penelitian. Baru saja seorang santri atau siswanya menjuarai lomba Penelitian Ilmiah Remaja dengan karya Asap Rokok diubah menjadi Oksigen. Berikut berita selengkapnya dari tribunnews.com.
********
Bagi seorang perokok, asap rokok adalah sesuatu yang bisa dinikmati. Namun mereka yang bukan perokok akan sangat terganggu dengan asap yang keluar dari mulut perokok. Siswa Mts dari Kudus ini menemukan solusinya.
TIGA siswa dari MTs pondok pesantren (Ponpes) Tahfidz Yanbu'ul Qur'an, Kudus, menjadi satu-satunya madrasah di Indonesia yang mengirimkan tim dan mengikuti Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2015, setingkat SMP, di Bali.

Sempat diremehkan dan dipandang sebelah mata, mereka justru pulang menggondol medali emas, untuk kategori 'Lomba Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa'.
"Kami sempat minder, karena alat yang kami rangkai cukup sederhana. Sementara, punya peserta lain bentuknya bagus-bagus. Namun, setelah pengumuman, mereka kaget karena kami bisa menggondol medali emas," kata seorang anggota tim, Abdullah Faqih, di saat ditemui di sekolahnya, Senin (2/11).

Disampaikan, tim yang beranggotakan ia dan dua temannya, Alin Adzkannuha dan M. Nasim Mubarok, itu menciptakan alat pengurang polutan, yang diberi nama T-Fanter 25. "Alat ini bisa mendegradasi kadar CO2 dalam asap rokok, dari 60 persen menjadi 14 persen," cerita Faqih, sembari menerangkan komponen dan cara kerja alat tersebut.

Anggota tim lainnya, Alin, mengatakan ia dan rekan-rekan menciptakan alat ini di bawah pengawasan guru pembimbing, M. Saman. Butuh waktu empat bulan untuk merangkai alat tersebut, mulai dari penyiapan bahan hingga diujicobakan di laboratirum milik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

"Awal ikut lomba, kita kirimkan naskah ke Jakarta, di sana harus bersaing dengan 1.124 naskah lainnya. Kemudian, ribuan naskah itu disaring menjadi 113," katanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »