Bupati Purwakarta: Lulusan Pesantren Setara Dengan Sekolah Umum

Bupati Purwakarta
Bupati Purwakarta H.Dedi Mulyadi, minta kesetaraan lulusan pesantren dengan sekolah formal. Menurut Bupati, Santri merupakan penjaga kebudayaan, mereka yang berani melawan para penjajah sehingga perlu adanya penghargaan bagi para santri ternasuk adanya kesetaraan lulusan santri dari pesantren dengan siswa disekolah formal. 

Hal itu diungkapkan Bupati Purwakarta H.Dedi Mulyadi di sela-sela Deklarasi Hari Santri Nasional (HSN) 2015 Tingkat Kabupaten Purwakarta, Jumat (23/10/2015). Dedi meminta agar pemerintah mengeluarkan kebijakan agar lulusan santri setara dengan lulusan sekolah formal termasuk jenjangnya.

"Membagun kesetaraan antara pendidikan umum dengan pendidikan pesantren,selama ini pendidikan pesantren kan pendidikan kultur, dan secara struktural tidak diakui,sehingga hari santri ini pemerintah harus membuat ketentuan tentang bahwa lulusan pesantren berdasarkan strata pendidikannya setara dengan sekolah umum," ungkap Dedi dalam siaran pers kepada detikcom.

Dedi menambahkan bahwa kesetaraan ini merupakan bentuk apresiasi kepada lulusan pesantren.

"Saya inginkan strata pendidikan di pesantren setara dengan pendidikan formal karena lulusan pesantren sudah banyak memberikan lulusan yang sangat besar," ujarnya.
selain itu Dedi pun mengatakan bahwa hari santri nasional harus dimaknai sebagai hari kejujuran. Deklarasi hari santri nasional tingkat kabupaten purwakarta sendiri,dihadiri lebih dari 5.000 santri,selain Bupati Purwakarta tampak hadir wakil bupati Purwakarta,muspida,ketua MUI serta PBNU Purwakarta.

"Kita maknai sebagai hari kejujuran,hari kesetaraan dan hari budaya karena pesantren merupakan benteng budaya paling kuat," tuturnya.

Sumber: news.detik.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »